Yogyakarta, 16 November 2025 – Universitas Gadjah Mada (UGM), melalui komunitas Gadjah Mada Menginspirasi (GMM), menyelenggarakan puncak program pengabdian tahunan mereka, Festival Anak (FA) 2025. Memasuki tahun keenam, acara ini menjadi manifestasi nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, berfokus pada pengembangan generasi penerus bangsa melalui edukasi interaktif berbasis eksplorasi.
Festival Anak didirikan sebagai wadah bagi mahasiswa UGM untuk berkontribusi aktif dalam dinamika pendidikan. Komunitas GMM konsisten menghadirkan acara ini sebagai ruang interaksi positif yang melibatkan mahasiswa, pendidik, dan anak-anak sekolah dasar. Tujuannya adalah menyalurkan semangat belajar, berkarya, dan menumbuhkan keberanian untuk bermimpi. Mahasiswa, yang dikenal sebagai Sobari (pengajar di GMM), bertindak sebagai fasilitator yang memahami dunia anak dan kebutuhan pendidikan dasar.
Eksplorasi Profesi Masa Depan Menjadi Tema Sentral
Tahun ini, FA 2025 mengusung tema “Bintang Kecil di Langit Harapan: Merajut Impian Melalui Eksplorasi Profesi Masa Depan”. Tema ini dipilih untuk menstimulasi keberanian anak dalam merancang masa depan mereka. Pendekatan edukatif yang diterapkan berorientasi pada pengalaman langsung (experiential learning), memperkenalkan anak-anak pada berbagai pilihan profesi.
Gadjah Mada Menginspirasi berkomitmen penuh melalui tema ini untuk memperkuat kepercayaan diri, empati sosial, dan kemampuan kognitif anak secara seimbang. Kegiatan ini dirancang agar anak-anak dapat mengenali potensi diri sedini mungkin dan memahami bahwa setiap cita-cita membutuhkan dedikasi dan proses yang panjang.
Rangkaian Kegiatan dan Kolaborasi Pendidikan
Festival Anak 2025 dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2025 di SD Negeri Sardonoharjo II, Sleman, Yogyakarta. Acara ini akan melibatkan partisipasi aktif siswa-siswi sekolah dasar, dengan mahasiswa UGM berperan sebagai panitia penyelenggara dan fasilitator utama.
Mengangkat nuansa “Profesi Masa Depan”, FA 2025 menghadirkan serangkaian kegiatan edukatif dan kompetitif yang dirancang untuk mendorong kreativitas dan kerja sama. Beberapa kompetisi yang akan digelar meliputi: Lomba Kolase dan Mewarnai, Lomba Monolog, Lomba Cerdas Cermat, Puisi Berantai, Drama Musikal, Pantomim Edukatif, serta Penampilan Menari/Dongeng Boneka.
Selain kompetisi, Festival Anak 2025 juga menyediakan area interaktif seperti photo corner tematik visualisasi “Profesi Masa Depan”. Untuk memperkuat pesan kebersamaan, Festival Anak juga merilis merchandise eksklusif bertema “Berani Bercita-cita Setinggi Angkasa”, termasuk keychains, stickers, dan pins.
Jejak Nilai dan Optimisme: Menciptakan Proses Edukasi yang Sarat Ceria
Festival Anak lebih dari sekedar acara tahunan; ini adalah wujud pendidikan partisipatif yang menekankan kolaborasi dan empati. Program ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk belajar mengenali potensi diri, sementara mahasiswa belajar mengaplikasikan kepedulian dalam konteks pendidikan. Interaksi antara mahasiswa dan anak-anak diharapkan menumbuhkan nilai-nilai karakter esensial seperti tanggung jawab, kejujuran, dan kerja sama.
Tahun ini, keseluruhan rangkaian Festival Anak 2025 semakin istimewa berkat dukungan dari para sponsor: Katering H. Kasmun yang menyediakan konsumsi makanan berat maupun snack, Toyagama, dan Dompet Dhuafa.
Dengan tagline “Berani Bercita-cita Setinggi Angkasa,” Festival Anak 2025 menegaskan bahwa setiap anak berhak memiliki mimpi yang besar dan percaya pada kemampuan dirinya. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan yang paling efektif adalah pendidikan yang menciptakan kebahagiaan saat proses belajar dan kebanggaan ketika bermimpi.
Presenting, Festival Anak 2025: Bintang Kecil di Langit Harapan
Let’s start the Dreams now!

