PASEDEREKAN TRAH Sultan Hamengku Buwono II Gelar Pelatihan Membatik, Teladani Keahlian Sang Sultan Pencipta Batik Brongtomangu

0
51

(YOGYAKARTA) – Dalam rangka menyambut peringatan Haul Sri Sultan Hamengku Buwono II (HB II), PASEDEREKAN Trah Hamengku Buwono II menggelar serangkaian kegiatan Seni dan Budaya. Salah satu acara utama yang menarik perhatian adalah Pelatihan Membatik Tulis, yang bertujuan untuk melestarikan dan menghargai warisan adiluhung budaya Jawa, sekaligus meneladani keahlian sang leluhur, Sultan Hamengku Buwono II.

​Menurut R.Ay. Hj. Indah yang merupakan buyut PA III, yang juga cucu kandung RM Suryopranoto (kakak Ki Hajar Dewantoro) kegiatan ini sekaligus memberikan semangat dan inspirasi bagi para peserta dalam mendalami seni kerajinan tradisional ini.

“Tujuan utama dari pelatihan membatik ini adalah untuk mengajak seluruh peserta agar dapat menghargai karya seni batik tulis yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi,” jelas R.Ay. Hj. Indah.

Kegiatannya PELATIHAN MEMBATIK TULI diikuti peserta anggota PASEDHEREKAN TRAH HB II yg rata rata keturunan Sultan HB II grad 6, 7 dan 8.

Menurutnya, alasan dipilih kegiatan membatik mempunyai Tmtujuan agar keturunan Sultan HB II semakin mencintai Batik buat ageman sehari hari baik untuk ke kantor, pesta resepsi, buat taplak meja dan kegiatan lainnya.

” HARAPAN kegiatan Membatik; agar Batik dijadikan salah satu peluang usaha membantu ekonomi keluarga. Latar Belakang kegiatan membatik karena Batik diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda (intangible cultural heritage),” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, kata R.Ay.Hj. Indah, batik telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage). Lebih dari itu, kegiatan ini secara khusus mengajak peserta untuk meneladani Eyang Sultan Hamengku Buwono II yang dikenal sebagai seorang pembatik yang handal pada masanya. Kontribusi seni beliau dibuktikan dengan karya utamanya (masterpiece) yang sangat terkenal, yaitu Batik Brongtomangu.

Keahlian membatik Sultan HB II ini merupakan salah satu prestasi beliau di bidang budaya dan seni yang kini dihidupkan kembali oleh para keturunannya.

“Batik Brongtomangu adalah bukti nyata keahlian seni Eyang Sultan Hamengku Buwono II. Melalui pelatihan ini, kami berharap semangat melestarikan budaya dan keberanian untuk menciptakan karya orisinal, seperti yang dicontohkan oleh Sultan, dapat tertanam kuat di hati para Trah dan masyarakat,” ujar Windi, salah satu perwakilan PASEDEREKAN.

​”Pelatihan membatik ini tidak hanya mengajarkan teknik mencanting dan mewarnai, tetapi juga menanamkan filosofi di balik setiap motif batik, yang merupakan cerminan dari nilai-nilai luhur budaya Jawa,” pungkasnya.(ras)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini